Blog

  • POLRES METRO JAKARTA SELATAN BERSAMA POLSEK PASAR MINGGU MENYAPA MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN JAGA JAKARTA ON THE SPOT

    Jakarta Selatan – Dalam upaya mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Pasar Minggu melaksanakan kegiatan “Jaga Jakarta On The Spot” di Sekretariat RW 10, Jalan Holtikultura 2 RT 11/RW 10, Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Doddy Ginanjar, A.Md., S.H., Wakapolsek Pasar Minggu AKP Devi Trivayanti, S.H., Kanit Samapta AKP Sulaimansyah, S.H., Kanit Reskrim IPTU Dr. Muhammad Adha Arfa Siala, S.H., M.Si., Kanit Binmas IPDA Abdul Hamid, S.H., Kasi Humas Aiptu Naniek, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasar Minggu Aipda M. Sobirin, Babinsa Koramil Pasar Minggu Serma ZN Buce, Ketua RW 10, Ketua RT 11, para pengurus lingkungan, serta warga RW 10 Kelurahan Pasar Minggu.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua RT 11/RW 10 yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Kepolisian di tengah masyarakat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dan kedekatan Polri dengan warga dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan lingkungan.

    Ketua RT juga menegaskan bahwa kegiatan Jaga Jakarta On The Spot menjadi sarana komunikasi yang efektif antara masyarakat dengan aparat pemerintah maupun kepolisian. Melalui kegiatan tersebut, warga dapat menyampaikan aspirasi, masukan, serta berbagai permasalahan yang ada di lingkungan untuk dicarikan solusi bersama. Ia berharap sinergi antara masyarakat, Polri, TNI, dan pemerintah daerah dapat terus terjalin guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, bersih, dan kondusif.

    Selanjutnya, Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Doddy Ginanjar, A.Md., S.H., menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa Kepolisian terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta siap membantu dan menindaklanjuti setiap permasalahan yang berkaitan dengan keamanan lingkungan sesuai ketentuan yang berlaku.

    Selain itu, AKBP Doddy juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan, khususnya penipuan yang mengatasnamakan aparat Kepolisian. Ia menegaskan bahwa anggota Polri tidak pernah meminta uang melalui video call maupun media komunikasi lainnya. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya apabila ada pihak yang mengaku sebagai polisi dan meminta sejumlah uang, serta segera melakukan verifikasi atau melaporkannya kepada pihak berwenang.

    Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan tali asih berupa bingkisan Jaga Jakarta secara simbolis dari Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Pasar Minggu kepada masyarakat RW 10 Kelurahan Pasar Minggu. Penyerahan bingkisan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara Kepolisian dan masyarakat. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

    Kegiatan berakhir dan dilanjutkan dengan ramah tamah antara jajaran Kepolisian, unsur TNI, pengurus lingkungan, dan warga setempat dalam suasana penuh keakraban.

    Melalui kegiatan “Jaga Jakarta On The Spot”, Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Pasar Minggu berupaya memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menyerap aspirasi warga, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kamtibmas dan mencegah berbagai bentuk gangguan sosial.

    Secara keseluruhan, kegiatan Pelayanan Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Pasar Minggu Menyapa Masyarakat dalam rangka Jaga Jakarta On The Spot berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh kebersamaan.

  • Hadir di Tengah Ketenangan Ibadah, Patroli Satgas Damai Cartenz Jaga Keamanan dan Pererat Kedekatan dengan Jemaat di Sinak

    Sinak, Papua Tengah – Kehadiran personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali dirasakan masyarakat melalui kegiatan patroli jalan kaki yang dipadukan dengan pengamanan ibadah Nasrani di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Minggu (14/6/2026).

    Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 WIT tersebut dilaksanakan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan rangkaian ibadah Nasrani dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat.

    Dalam pelaksanaannya, personel Satgas Operasi Damai Cartenz menyusuri kawasan Pasar Distrik Sinak dan sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Personel melakukan pemantauan situasi secara langsung melalui patroli jalan kaki di wilayah Sinak secara menyeluruh guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

    Tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat. Personel menyapa warga yang beraktivitas di sekitar lokasi, berinteraksi dengan jemaat, serta memberikan rasa aman melalui kehadiran Polri yang humanis di tengah masyarakat.

    Kegiatan patroli dan pengamanan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. Kehadiran personel mendapat respons positif dari masyarakat yang merasakan manfaat kehadiran Polri dalam menjaga keamanan selama berlangsungnya kegiatan ibadah maupun aktivitas sehari-hari.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjamin setiap masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

    “Setiap warga negara berhak menjalankan ibadah dengan tenang dan khidmat. Kehadiran personel kami di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri untuk memastikan keamanan tetap terjaga, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi seluruh jemaat yang melaksanakan ibadah,” ujar Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.

    Menurutnya, pendekatan humanis yang dilakukan melalui patroli dialogis dan pengamanan kegiatan masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga stabilitas keamanan yang berkelanjutan di Papua.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa kehadiran personel di tengah kegiatan keagamaan tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.

    “Melalui patroli dan pengamanan yang kami lakukan, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk melayani dan melindungi masyarakat. Ketika masyarakat merasa aman saat beribadah dan beraktivitas, maka kepercayaan serta sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan akan semakin kuat,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.

    Melalui patroli rutin, pengamanan kegiatan keagamaan, serta pendekatan humanis yang terus dikedepankan, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berkomitmen untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

  • POLSEK JAGAKARSA TINDAK LANJUTI LAPORAN PENGADUAN MASYARAKAT MELALUI LAYANAN 110 TERKAIT PERMINTAAN PENDAMPINGAN PETUGAS

    Jakarta – Pada Minggu, 14 Juni 2026 pukul 23.14 WIB, Polsek Jagakarsa menerima laporan pengaduan masyarakat melalui layanan Call Center 110 dari seorang warga bernama Sdr. Bijak terkait permohonan pendampingan petugas di wilayah Jl. Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tepatnya di sekitar Universitas Pancasila arah Pasar Minggu dekat Didi Motor.

    Dalam laporan tersebut, pelapor menyampaikan bahwa sepeda motor yang digunakannya mengalami mogok dan tidak dapat dihidupkan kembali. Pelapor yang hendak pulang ke wilayah Pancoran meminta bantuan pendampingan dari petugas kepolisian.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Polsek Jagakarsa segera mendatangi lokasi dan bertemu langsung dengan pelapor untuk melakukan pengecekan. Dari hasil pemeriksaan di lapangan diketahui bahwa kondisi sepeda motor milik pelapor mengalami kerusakan sehingga mesin tidak dapat menyala atau mati total.

    Pelapor kemudian meminta bantuan kepada petugas untuk melakukan towing atau pengantaran kendaraan ke rumahnya. Selain itu, pelapor juga menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki biaya untuk menggunakan jasa angkut kendaraan.

    Menyikapi kondisi tersebut, anggota Polsek Jagakarsa memberikan solusi dan arahan kepada pelapor agar menggunakan layanan transportasi daring maupun kendaraan angkut (mobil box) yang dapat dipesan melalui aplikasi, dengan mekanisme pembayaran setelah tiba di rumah. Petugas juga memberikan pendampingan serta penjelasan kepada pelapor guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

    Kegiatan penanganan pengaduan masyarakat melalui layanan 110 tersebut merupakan wujud kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus sebagai bentuk respons cepat terhadap setiap laporan yang diterima dari warga.

  • POLSEK PESANGGRAHAN TINDAK LANJUTI LAPORAN 110 TERKAIT PENGADUAN DUGAAN PERBUATAN TIDAK MENYENANGKAN DI PETUKANGAN UTARA

    Jakarta – Dalam rangka memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, personel Polsek Pesanggrahan menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat yang diterima melalui layanan Call Center 110 pada Minggu (14/6/2026) siang.

    Kegiatan dipimpin oleh Iptu Rasiwan selaku Perwira Pengawas (Pawas) 2-0, didampingi Ipda Benny Rachman (Piket Intelkam) dan Aiptu Syahrul Fauzi (Piket Reskrim). Tim segera mendatangi lokasi yang dilaporkan berada di Jalan Ciledug Raya RT 10 RW 02, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, tepatnya di depan Kampus Universitas Budi Luhur.

    Laporan diterima sekitar pukul 12.50 WIB dari seorang pelapor bernama Ibu Asri melalui layanan 110. Dalam pengaduannya, pelapor menyampaikan adanya sekelompok anak punk atau anak jalanan yang diduga melakukan pengrusakan terhadap sebuah truk yang sedang melintas di sekitar halte Universitas Budi Luhur.

    Setibanya di lokasi pada pukul 13.30 WIB, petugas melakukan pengecekan dan pengumpulan keterangan dari saksi di tempat kejadian. Berdasarkan keterangan saksi Ridwan (36), seorang petugas keamanan Kampus Universitas Budi Luhur, peristiwa tersebut bermula ketika sebuah mobil pribadi jenis Mazda berwarna merah marun berhenti di depan kampus dan melakukan negosiasi dengan pengemudi truk engkel berwarna kuning.

    Saat proses negosiasi berlangsung, sekitar enam orang anak punk menghampiri pengemudi truk dan menyampaikan bahwa salah seorang rekan mereka diduga terserempet oleh kendaraan tersebut. Setelah urusan antara pengemudi mobil pribadi dan sopir truk selesai, kelompok anak punk tersebut meminta pertanggungjawaban kepada sopir truk terkait biaya pengobatan rekannya yang mengalami cedera ringan.

    Menurut saksi, permasalahan kemudian diselesaikan secara kekeluargaan, di mana sopir truk bersedia memberikan bantuan biaya pengobatan melalui transfer kepada pihak yang bersangkutan. Setelah tercapai kesepakatan, seluruh pihak membubarkan diri dan melanjutkan perjalanan masing-masing ke arah Cipulir.

    Dari hasil pengecekan di lokasi, petugas tidak menemukan adanya pihak yang masih berada di tempat kejadian maupun adanya kerusakan kendaraan sebagaimana yang dikhawatirkan dalam laporan awal. Berdasarkan keterangan saksi, seluruh pihak yang terlibat telah meninggalkan lokasi sebelum petugas tiba.

    Petugas juga berkoordinasi dengan pelapor dan menjelaskan hasil penelusuran di lapangan. Pelapor yang saat kejadian sedang melintas menuju arah Bekasi mengapresiasi respons cepat anggota Polsek Pesanggrahan dalam menindaklanjuti laporan yang disampaikan melalui layanan 110.

    Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. Polsek Pesanggrahan terus mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui layanan 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.

  • 3 Pilar Tebet Gelar Operasi Cegah Begal, Curanmor dan Peredaran Narkoba

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi tindak kriminalitas jalanan, Jajaran 3 Pilar Kecamatan Tebet melaksanakan kegiatan operasi gabungan untuk mencegah aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (15/6/2026) dini hari.

    Kegiatan diawali dengan apel operasi yang berlangsung pukul 01.00 WIB di halaman Polsek Tebet, Jalan Prof. Dr. Soepomo, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Apel dipimpin oleh Perwira Pengendali, Aiptu Robert Manalu, S.H., dan diikuti oleh personel gabungan dari Polsek Tebet serta unsur Satpol PP.

    Dalam arahannya, Aiptu Robert Manalu menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap solid dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tebet sehingga tetap aman dan kondusif. Ia menegaskan bahwa kegiatan operasi ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan, khususnya begal, curanmor, dan peredaran narkoba.

    Selain itu, seluruh personel diminta mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan imbauan kepada kelompok remaja yang masih berkumpul pada jam-jam rawan guna mencegah terjadinya tawuran maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya. Seluruh anggota juga diingatkan untuk selalu menjaga kesehatan, keselamatan, dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

    Operasi melibatkan total 39 personel yang terdiri dari 10 personel Polsek Tebet dan 29 personel dari instansi terkait, termasuk 7 personel Satpol PP. Usai apel, petugas melaksanakan patroli mobile menyusuri sejumlah ruas jalan dan lokasi yang dianggap rawan gangguan keamanan, di antaranya Polsek Tebet, Jalan Prof. Dr. Soepomo, Jalan MT Haryono, Jalan Asem Baris Raya, kawasan Stasiun Tebet, Jalan Bukit Duri Tanjakan, Jalan Manggarai Utara, serta Jalan Dr. Sahardjo.

    Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan razia di Jalan Tebet Barat Dalam Raya, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Sasaran operasi meliputi pelaku begal, curanmor, serta penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kerawanan berupa pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor, dan peredaran narkoba.

    Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan pemeriksaan serta memberikan imbauan kamtibmas kepada sejumlah kelompok remaja dan pemuda yang masih berkumpul pada waktu rawan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi tawuran serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

    Hasil kegiatan menunjukkan bahwa operasi razia dan patroli skala sedang hingga besar telah terlaksana dengan baik di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tebet. Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Tebet terpantau aman, tertib, dan kondusif. Jajaran 3 Pilar Tebet akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan guna mengantisipasi aksi begal, curanmor, serta peredaran narkotika demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

  • POLSEK METRO KEBAYORAN BARU GELAR RAZIA ANTISIPASI KEJAHATAN JALANAN 3C DAN TAWURAN DI JALAN KYAI MAJA

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Metro Kebayoran Baru bersama personel BKO Patra Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan razia antisipasi kejahatan jalanan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), aksi begal, peredaran narkoba, serta potensi tawuran di wilayah hukum Polsek Metro Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Kegiatan razia dilaksanakan pada Minggu, 14 Juni 2026, mulai pukul 01.20 WIB di Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Operasi ini melibatkan sebanyak 19 personel gabungan yang terdiri dari 10 personel BKO Patra Brimob Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh Aipda Aditya serta 9 personel Polsek Metro Kebayoran Baru yang dipimpin oleh Iptu J. Silalahi.

    Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas, khususnya kendaraan roda dua, dengan sasaran senjata tajam, narkoba, barang berbahaya lainnya, serta kelengkapan surat-surat kendaraan. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan dan teguran kepada pengendara yang tidak mematuhi aturan lalu lintas, termasuk pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm.

    Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petugas memberikan teguran kepada sejumlah pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan, barang bawaan, dan bagasi kendaraan, dengan hasil tidak ditemukan barang-barang mencurigakan maupun benda berbahaya yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

    Dalam razia tersebut, petugas juga mengamankan dua unit kendaraan roda dua yang tidak dapat menunjukkan dokumen kendaraan yang sah, yakni satu unit Honda Supra nomor polisi B 4195 BBK dan satu unit Honda Vario nomor polisi B 3870 SME untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

    Kegiatan razia berakhir pada pukul 02.15 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar di bawah pengendalian Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.Sc., M.T.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Metro Kebayoran Baru terus berkomitmen meningkatkan upaya pencegahan terhadap kejahatan jalanan, aksi begal, peredaran narkoba, serta tawuran guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Jakarta Selatan.

  • Mahasiswa Akan Gelar Aksi Penyampaian Pendapat di DPR hingga Monas, Polda Metro Jaya Siagakan 6.675 Personel

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyiapkan sebanyak 6.675 personel gabungan untuk melayani aksi penyampaian pendapat yang akan digelar sejumlah elemen mahasiswa di kawasan DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI hingga Gedung BGN RI, Senin (15/6/2026).

    Ribuan personel tersebut terdiri dari 6.165 personel Polri, 500 personel TNI, dan 10 personel Dinas Perhubungan yang akan ditempatkan di sejumlah titik pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

    “Polda Metro Jaya telah menyiapkan 6.675 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian aksi penyampaian pendapat. Personel akan ditempatkan di titik-titik strategis guna menjamin keamanan peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi,” kata Kombes Budi, Senin (15/6/2026).

    Aksi diperkirakan berlangsung di beberapa lokasi dengan konsentrasi massa terbesar berada di depan Gedung DPR/MPR RI. Selain itu, massa juga direncanakan berkumpul di kawasan Bundaran HI, Silang Monas Selatan, dan Gedung BGN RI.

    Kombes Budi menegaskan seluruh personel yang bertugas telah diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam melakukan pengamanan.

    “Personel yang bertugas mengedepankan tindakan persuasif dan humanis. Kami mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga ketertiban dan keselamatan bersama,” ujarnya.

    Selain pengamanan, petugas juga akan melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang terdampak kegiatan. Rekayasa arus lalu lintas akan diterapkan secara situasional menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.

    Polda Metro Jaya menghimbau peserta aksi agar tidak mudah terprovokasi, tidak membawa benda-benda berbahaya, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Peserta aksi juga diminta menjaga fasilitas umum, menghormati hak pengguna jalan lainnya, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

    “Kami berharap seluruh peserta aksi dapat menyampaikan pendapat secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Mari bersama-sama menjaga suasana Jakarta tetap aman dan kondusif,” kata Kombes Budi.

    Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat yang akan melintas di sekitar kawasan DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI, Semanggi, dan Gedung BGN RI agar menyesuaikan rute perjalanan guna menghindari kepadatan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

    Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan kamtibmas, dapat segera menghubungi layanan darurat Polri 110 atau melapor kepada petugas terdekat.

  • OPS CIPTA KONDISI TIGA PILAR DAN KEGIATAN RUTIN YANG DITINGKATKAN (KRYD) DI WILAYAH HUKUM POLSEK CILANDAK JAKARTA SELATAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, Polsek Cilandak bersama unsur Tiga Pilar melaksanakan Apel Operasi Cipta Kondisi dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polsek Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (14/6/2026) malam.

    Kegiatan apel yang berlangsung pada pukul 23.00 WIB tersebut dilaksanakan di halaman Polsek Cilandak, Jalan Caringin Utara No. 1, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Operasi ini berada di bawah kendali Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin Zen, S.H., dan apel dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) AKP M. Suwarno, S.H., yang juga menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Cilandak.

    Dalam arahannya, AKP M. Suwarno menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polsek Cilandak dan Koramil yang hadir dalam pelaksanaan apel malam tersebut. Ia menekankan pentingnya patroli cipta kondisi sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan, khususnya di wilayah-wilayah yang rawan terjadinya tawuran.

    Petugas juga diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Namun demikian, seluruh personel tetap diminta untuk bersikap tegas dan profesional apabila terjadi eskalasi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Selain itu, Pawas menegaskan bahwa soliditas internal, sinergitas antarinstansi, serta dukungan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Cilandak. Seluruh personel juga diingatkan untuk selalu menjaga kesehatan, keselamatan, serta melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab.

    Adapun sasaran operasi meliputi lokasi-lokasi yang dianggap rawan terjadinya tawuran, trotoar dan area publik yang sering dijadikan tempat berkumpul maupun parkir sepeda motor, ruas jalan yang kerap digunakan sebagai arena balap liar dan tempat berkumpul komunitas kendaraan bermotor, serta wilayah yang berpotensi terjadi gangguan Kamtibmas seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.

    Dalam kegiatan tersebut diterjunkan sebanyak 10 personel gabungan yang terdiri dari 9 personel Polsek Cilandak yang dipimpin langsung oleh AKP M. Suwarno, S.H., serta 1 personel Koramil Cilandak yang dipimpin oleh Peltu Moch Tarom.

    Melalui pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi dan KRYD secara rutin dan berkesinambungan, Polsek Cilandak bersama unsur Tiga Pilar berkomitmen untuk terus menjaga keamanan wilayah, mencegah potensi gangguan Kamtibmas, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di wilayah Jakarta Selatan, khususnya Kecamatan Cilandak.

  • TEAM PATROLI PERINTIS PRESISI POLRES METRO JAKARTA SELATAN INTENSIFKAN PATROLI MALAM HINGGA DINI HARI, ANTISIPASI TAWURAN DAN KEJAHATAN JALANAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Team Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli skala besar pada Minggu malam, 14 Juni 2026 hingga Senin dini hari, 15 Juni 2026, mulai pukul 19.45 WIB sampai dengan 05.00 WIB di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan Rayon Selatan.

    Kegiatan patroli dipimpin oleh Aipda Handriyadi dengan kekuatan 8 personel yang didukung 5 unit kendaraan roda dua (KR2). Patroli difokuskan untuk mengantisipasi potensi tawuran warga, balap liar, kejahatan jalanan, serta tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat pada malam hingga dini hari.

    Dalam pelaksanaannya, Team 3P melakukan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan gangguan Kamtibmas melalui kegiatan strong point, di antaranya Pos Pantau Tuyul Manggarai sebagai langkah antisipasi pasca tawuran warga, Jalan Raya Saharjo, Jalan Raya MT Haryono, Jalan Mampang Prapatan, Jalan Ampera Raya, Jalan TL Cilandak KKO–TB Simatupang, Warung Jati Barat, Jalan Raya Pasar Minggu, serta kawasan Kolong Kalibata Rawajati Timur, Kecamatan Pancoran.

    Selain melakukan pemantauan situasi dan pencegahan kejahatan jalanan, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada kelompok remaja dan pemuda yang masih berkumpul hingga larut malam. Di kawasan Balai Kota Jakarta Selatan dan Taman Sasak Kecamatan Pasar Minggu, personel patroli mengajak para remaja untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum maupun memicu konflik antar kelompok.

    Kehadiran Team Patroli Perintis Presisi di lapangan mendapat respons positif dari masyarakat karena mampu memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya pada jam-jam rawan. Melalui patroli mobile dan strong point di berbagai lokasi strategis, Polres Metro Jakarta Selatan terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan wilayah serta mencegah segala bentuk gangguan Kamtibmas sejak dini.

    Secara umum, selama kegiatan patroli berlangsung situasi wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan terpantau aman, kondusif, dan terkendali, tanpa ditemukan kejadian menonjol yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. Patroli akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai upaya preventif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Jakarta Selatan.

  • Polda Metro Jaya Siagakan 585 Personel Amankan Kunjungan Negara Presiden Jerman, Pengaturan Lalu Lintas Berlaku Situasional

    JAKARTA, 15 JUNI 2026– Jajaran Polda Metro Jaya menyiagakan kekuatan penuh untuk mengawal dan mengamankan kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier beserta Ibu Negara di ibu kota. Sebanyak 585 personel gabungan diterjunkan ke berbagai titik strategis guna memastikan seluruh rangkaian acara kenegaraan yang berlangsung pada Senin (15/06/2026) mulai pukul 08.00 WIB berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

    Penerapan operasi pengamanan berskala besar ini dibagi menjadi dua unsur perkuatan internal kepolisian. Operasi dipimpin langsung oleh jajaran Polda Metro Jaya dengan mengerahkan 490 personel Ditlantas, Ditsamapta, dan Ditintelkam, yang kemudian diperkuat oleh penyiagaan 95 personel dari Polres jajaran di wilayah hukum terkait.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa pengamanan ketat ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan jamanan keamanan VIP sekaligus bentuk penghormatan tinggi kepada tamu negara.

    “Polda Metro Jaya menurunkan sebanyak 585 personel gabungan dari tingkat Polda dan Polres jajaran guna mengamankan rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman. Kami memastikan bahwa seluruh personel telah tergelar di titik-titik rute perlintasan dan lokasi acara agar seluruh agenda diplomasi internasional ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto dalam keterangan resminya, Senin (15/06/2026).

    Sebagai bentuk penghormatan tinggi kepada tamu negara serta jaminan keselamatan rombongan, Ditlantas Polda Metro Jaya memberlakukan skema pengawalan ketat dan pengaturan lalu lintas sementara di sejumlah ruas jalan protokol. Rute utama lintas kenegaraan yang akan mendapatkan atensi pengamanan meliputi jajaran jalur arteri strategis, di antaranya Jalan Halim Perdanakusuma, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, Jalan Asia Afrika, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Garnisun Dalam, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Medan Merdeka Utara, hingga Jalan Perwira.

    Lebih lanjut, Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak menerapkan skema penutupan arus lalu lintas secara permanen di sepanjang rute perlintasan tersebut. Hal ini dilakukan demi memitigasi penyumbatan arus dan menjaga kenyamanan mobilitas warga DKI Jakarta.

    “Penutupan jalan tidak dilakukan secara permanen, melainkan hanya akan diberlakukan secara sangat terbatas dan situasional, yakni pada saat rombongan rangkaian tamu kenegaraan melintas di lokasi. Setelah rombongan melewati titik tersebut, personel di lapangan akan langsung membuka kembali arus lalu lintas secara normal guna kenyamanan pengguna jalan lain,” jelas Kabid Humas.

    Polda Metro Jaya berkomitmen penuh untuk menyelenggarakan pengamanan VIP secara profesional, adaptif, dan humanis melalui koordinasi taktis yang matang bersama unsur Paspampres dan jajaran TNI. Pihak kepolisian juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan atas ketidaknyamanan lalu lintas yang mungkin timbul selama rangkaian kunjungan kenegaraan berlangsung.

    Menutup rilis tersebut, Polda Metro Jaya menyampaikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat yang hendak melintasi jalur-jalur protokol tersebut agar dapat berangkat lebih awal serta mematuhi instruksi, arahan, dan rambu-rambu yang diarahkan oleh petugas kepolisian di lapangan. Warga juga dipersilakan untuk memanfaatkan rute-rute alternatif yang tersedia selama kegiatan berlangsung. Jika masyarakat menemui situasi darurat atau membutuhkan informasi arus lalu lintas terkini, dipersilakan menghubungi petugas terdekat atau mengakses layanan darurat Call Center resmi Polri 110.