Blog

  • Wanita Penjual Pinang di Dekai Ditikam OTK, Aparat Tegaskan Tak Tolerir Kekerasan terhadap Warga Sipil

    YAHUKIMO – Aksi penganiayaan berat terhadap seorang wanita penjual pinang mengguncang warga Kompleks Ruko Blok A, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Selasa (17/2/2026). Korban mengalami dua luka tusuk di bagian pundak kanan setelah diserang dua orang tak dikenal (OTK) saat sedang mencari nafkah.

    Korban berinisial E-K (33), perempuan asal Nusa Tenggara Timur (Alor), sehari-hari berjualan pinang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ia dikenal warga sebagai sosok ramah yang rutin beraktivitas di kawasan tersebut dan berdomisili di Jalan Gunung, Distrik Dekai.

    Peristiwa terjadi saat korban tengah melayani pembeli. Dua pria datang menggunakan sepeda motor matic Honda Beat warna hitam dari arah jalan raya dan berhenti di samping lapaknya.

    Korban mengenali salah satu pelaku secara fisik karena yang bersangkutan kerap membeli pinang di tempatnya. Namun, tanpa diduga, kedekatan sebagai pelanggan itu justru berubah menjadi aksi kekerasan.

    Tanpa banyak bicara, pelaku mendekati korban dan secara tiba-tiba mengeluarkan pisau. Dalam hitungan detik, pelaku menikam korban sebanyak dua kali di bagian pundak kanan. Korban yang tidak menyangka akan diserang oleh orang yang sering bertransaksi dengannya, tak sempat menghindar. Usai melakukan aksinya, kedua pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah Kantor Pos.

    Korban segera dilarikan ke RSUD Dekai dan kini dalam penanganan medis.

    Mendapat laporan tersebut, tim gabungan personel Satgas Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo dan BKO Brimob Polda Papua langsung bergerak menuju RSUD Dekai untuk memastikan kondisi korban serta mengumpulkan keterangan saksi. Aparat juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan mengamankan sejumlah barang bukti.

    Berdasarkan analisis awal dan hasil pengumpulan bahan keterangan saksi terkait ciri-ciri pelaku, aparat menduga kuat adanya keterkaitan dengan simpatisan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo. Kelompok tersebut sebelumnya juga terlibat dalam aksi pembakaran Ruko Blok A pada 14 Februari 2026. Dugaan ini masih terus didalami untuk memastikan motif serta jaringan pelaku.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir aksi kekerasan terhadap warga sipil, terlebih terhadap perempuan yang sedang berjualan untuk mencari nafkah.

    “Setiap tindakan kekerasan terhadap masyarakat, apalagi terhadap perempuan yang sedang mencari nafkah, merupakan perbuatan yang tidak dapat dibenarkan. Kami akan mengejar dan menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

    Ia menambahkan, tindakan penusukan terhadap warga sipil menunjukkan pola intimidasi dan teror yang tidak bisa dibiarkan berkembang di tengah masyarakat.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, memastikan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dengan memanfaatkan seluruh alat bukti yang tersedia.

    “Barang bukti sudah kami amankan dan sedang dianalisis untuk mengidentifikasi pelaku. Kami juga memeriksa saksi-saksi di sekitar TKP. Masyarakat kami imbau tetap tenang dan segera melapor jika memiliki informasi terkait keberadaan pelaku,” ujarnya.

    Saat ini, aparat gabungan terus melakukan pengejaran terhadap dua pelaku yang masih dalam pencarian. Pengamanan di sekitar Ruko Blok A dan wilayah Dekai diperketat guna memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal tanpa rasa takut.

  • Kasubnit Dalmas Pimpin Patroli Dialogis Jalan Kaki di Keramaian Melawai Blok M

    Jakarta Selatan— Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Metro Kebayoran Baru melaksanakan apel dan patroli dialogis jalan kaki di kawasan Blok M, Selasa (17/2/2026) sore.

    Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh IPTU J. Silalahi selaku Kasubnit Dalmas. Apel dilaksanakan terlebih dahulu sebagai bentuk kesiapan personel sebelum bergerak menyusuri titik-titik keramaian di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Sebanyak sembilan personel diterjunkan dalam kegiatan ini, terdiri dari dua personel Samapta Patko Polres Metro Jakarta Selatan yang dipimpin Brigadir Ari Wibowo, serta enam personel Polsek Metro Kebayoran Baru yang dipimpin Aiptu Agus Salim.

    Patroli dialogis dilakukan dengan metode jalan kaki guna mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memantau langsung situasi di lapangan. Petugas menyambangi para pedagang, pengunjung, dan warga sekitar untuk menyampaikan imbauan kamtibmas, mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, serta mengantisipasi potensi gangguan seperti tindak kriminalitas jalanan, pencurian, maupun aksi premanisme.

    IPTU J. Silalahi menegaskan bahwa kegiatan patroli dialogis ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kawasan Melawai Blok M tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan menjelang malam hari yang biasanya dipadati aktivitas masyarakat.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian di tengah keramaian mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa lebih nyaman dan terlindungi. Dengan dilaksanakannya patroli dialogis secara rutin, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam

  • Jaga Kondusifitas Malam Hari, Bhabinkamtibmas Polsek Pancoran Sambangi Komplek RJA DPR RI

    JAKARTA SELATAN – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Bhabinkamtibmas Polsek Pancoran terus menggalakkan program Cooling System. Pada Rabu dini hari (18/02/2026), Bhabinkamtibmas Kelurahan Kalibata, Aiptu Bambang S., bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Pengadegan, Aiptu Jhony Eliyanto, melaksanakan giat Sambang dan Door to Door System (DDS).

    Kegiatan yang dimulai pukul 00.10 WIB tersebut menyasar Komplek Perumahan Jabatan Anggota (RJA) DPR RI Rawajati, yang berlokasi di Jl. Rawajati Barat RT 12/05, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

    Dalam kesempatan tersebut, kedua personel Polri ini melakukan koordinasi intensif dengan petugas Pengamanan Dalam (Pamdal), yakni Bapak Eko dan Bapak Abdullah. Selain bersilaturahmi, petugas menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas agar kewaspadaan di lingkungan komplek tetap ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan.

    “Kami mengajak seluruh elemen pengamanan swakarsa dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayah agar tetap aman dan kondusif. Kami juga mensosialisasikan layanan kontak Polisi 110 yang bebas pulsa bagi warga yang membutuhkan bantuan darurat,” ujar Aiptu Bambang S.

    Selain fokus pada keamanan, petugas juga tetap mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sesuai protokol yang berlaku. Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar, menunjukkan sinergitas yang kuat antara kepolisian dan unsur pengamanan lingkungan di wilayah Pancoran.

  • Hello world!

    Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!