Blog

  • Di Balik Ramainya Pasar Keyabi Nduga, Senyum Mama Papua dan Polwan Damai Cartenz Rajut Rasa Aman dan Nyaman

    Nduga, Papua Pegunungan – Di tengah aktivitas jual beli yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, Pasar Keyabi di Kabupaten Nduga menjadi gambaran nyata bahwa roda perekonomian masyarakat Papua Pegunungan terus berjalan dengan aman dan kondusif. Suasana tersebut terlihat saat personel Polisi Wanita (Polwan) yang tergabung dalam Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menyambangi para pedagang dan warga di Pasar Keyabi, Kabupaten Nduga, pada Selasa (16/6/2026).

    Pasar Keyabi yang merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Nduga tampak ramai dipenuhi mama-mama Papua yang menjajakan hasil kebun lokal, mulai dari sayur-mayur, umbi-umbian, hingga berbagai komoditas pangan lainnya. Kehadiran para Polwan di tengah aktivitas masyarakat disambut hangat oleh para pedagang maupun pengunjung pasar.

    Dipimpin Dantim Satgas Tindak, Ipda Deni Alpianda, S.H., bersama Ipda Fiona Safitri, S.H., M.H., dan personel Polwan lainnya, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan pendekatan humanis melalui dialog, silaturahmi, serta interaksi langsung dengan masyarakat. Para Polwan tampak berbaur bersama mama-mama Papua, mendengarkan cerita mereka, membeli hasil jualan warga, sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat.

    Suasana kekeluargaan begitu terasa ketika para pedagang berbincang santai dengan personel. Senyum dan tawa menghiasi setiap sudut pasar, memperlihatkan hubungan yang semakin dekat antara aparat keamanan dan masyarakat. Kehadiran personel tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan semangat serta perhatian kepada warga yang setiap hari menggantungkan penghidupan dari aktivitas perdagangan di pasar tersebut.

    Melalui kegiatan ini, Satgas Operasi Damai Cartenz juga ingin menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa Pasar Keyabi merupakan kawasan yang aman untuk beraktivitas. Masyarakat tetap dapat menjalankan kegiatan ekonomi, berjualan, dan berinteraksi seperti biasa dalam suasana yang tertib dan kondusif.

    Selain menjalin kedekatan, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, dan keamanan lingkungan secara bersama-sama demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan di Papua Pegunungan.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pasar tradisional merupakan salah satu ruang penting untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

    “Pasar adalah tempat masyarakat berkumpul dan beraktivitas setiap hari. Kehadiran personel di Pasar Keyabi merupakan bentuk komitmen Polri untuk memastikan masyarakat merasa aman sekaligus mempererat hubungan dengan warga. Kami ingin menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat di Papua Pegunungan dapat berjalan dengan baik, aman, dan kondusif,” ujar Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pendekatan humanis akan terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah Papua.

    “Kedekatan dengan masyarakat merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan. Melalui interaksi yang hangat dan penuh kekeluargaan seperti di Pasar Keyabi, kami ingin membangun rasa saling percaya sehingga masyarakat semakin nyaman beraktivitas dan bersama-sama menjaga situasi yang aman serta damai,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.

    Kegiatan tersebut menjadi potret nyata bahwa keamanan dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan berdampingan. Di Pasar Keyabi, mama-mama Papua tetap berjualan, warga tetap berbelanja, dan kehidupan sosial masyarakat berlangsung dengan hangat, mencerminkan semangat kebersamaan serta harapan akan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

  • Polda Metro Jaya Siapkan 4.961 Personel Gabungan Layani Aksi Unras di Jakarta

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyiapkan 4.961 personel gabungan untuk melayani dan mengamankan aksi penyampaian pendapat dari sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Rabu (17/6/2026).

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, personel gabungan tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik kegiatan, antara lain kawasan Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, serta titik-titik pengaturan lalu lintas di sekitarnya.

    “Polda Metro Jaya menyiapkan 4.961 personel gabungan untuk melayani kegiatan penyampaian pendapat masyarakat. Personel ditempatkan di sejumlah titik agar kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kombes Budi.

    Adapun rincian personel yang dilibatkan terdiri dari 3.147 personel jajaran Polda Metro Jaya, 500 personel TNI, 1.300 personel BKO Mabes Polri, serta 14 personel Damkar yang disiagakan untuk mendukung kelancaran pelayanan dan pengamanan kegiatan.

    Lebih lanjut Kombes Budi menjelaskan, pola pelayanan dan pengamanan akan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan terukur. Personel yang bertugas juga diingatkan agar menghindari sikap arogan serta tidak mengeluarkan ucapan maupun tindakan yang dapat memicu ketegangan.

    “Prinsipnya kami hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Anggota di lapangan diarahkan bertindak humanis, persuasif, dan tetap sesuai prosedur,” katanya.

    Selain pengamanan di lokasi aksi, Polda Metro Jaya juga menyiapkan personel lalu lintas untuk menjaga kelancaran arus kendaraan. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan melihat perkembangan di lapangan.

    “Pengaturan lalu lintas bersifat situasional. Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi agar menyesuaikan perjalanan dan mengikuti arahan petugas,” jelasnya.

    Polda Metro Jaya juga mengimbau peserta aksi agar menyampaikan pendapat secara damai, tertib, dan tidak mudah terprovokasi. Masyarakat diminta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar aktivitas umum tetap berjalan lancar.

    “Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Mari bersama-sama menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkas Kombes Budi.

  • POLSEK MAMPANG GELAR OPERASI RAZIA CIPTA KONDISI, ANTISIPASI NARKOBA, TAWURAN, BEGAL DAN KEJAHATAN JALANAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Mampang melaksanakan kegiatan Operasi Razia Cipta Kondisi (Cipkon) guna mencegah berbagai bentuk gangguan kamtibmas seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, begal, pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), serta pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah hukum Polsek Mampang, Jakarta Selatan.

    Sebelum pelaksanaan kegiatan, personel mengikuti apel kesiapan yang diisi dengan arahan kepada seluruh anggota yang terlibat operasi. Dalam arahannya, pimpinan apel menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh personel dan menekankan agar pelaksanaan tugas dilakukan dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, serta sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

    Petugas juga diinstruksikan untuk mengedepankan langkah preventif dan deteksi dini melalui patroli serta pemeriksaan secara selektif terhadap lokasi maupun kelompok masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Fokus pengawasan diarahkan pada titik-titik rawan tawuran, lokasi nongkrong hingga dini hari, jalur sepi, kawasan minim penerangan, serta daerah yang memiliki potensi terjadinya tindak kriminalitas.

    Selain itu, personel diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba, kepemilikan senjata tajam, bahan peledak, maupun barang berbahaya lainnya. Apabila ditemukan indikasi tindak pidana, petugas diarahkan untuk melakukan tindakan kepolisian secara tegas, terukur, dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

    Operasi ini melibatkan 11 personel Polsek Mampang dengan sasaran utama pencegahan dan penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba, minuman keras ilegal, aksi tawuran remaja, tindak pidana begal, Curat, Curas, Curanmor, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya yang meresahkan masyarakat.

    Patroli dan razia dilaksanakan melalui rute Jalan Mampang Prapatan Raya, Jalan Taman Kemang, Jalan Bangka Raya, Jalan Kemang Raya, hingga Jalan Kapten P. Tendean. Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan kegiatan stasioner dan strong point di Jalan Mampang Prapatan Raya serta Jalan Kapten P. Tendean guna meningkatkan kehadiran polisi pada titik-titik rawan gangguan keamanan.

    Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua, kendaraan roda empat, orang, maupun barang bawaan yang melintas di lokasi razia sebagai langkah antisipasi terhadap kepemilikan senjata tajam, narkoba, serta alat bantu kejahatan lainnya. Petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada kelompok remaja dan pemuda yang masih berkumpul pada jam-jam rawan agar segera kembali ke rumah masing-masing guna mencegah potensi terjadinya tawuran maupun gangguan keamanan lainnya.

    Dari hasil kegiatan, situasi wilayah hukum Polsek Mampang secara umum terpantau aman dan kondusif. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang tidak dilengkapi pelat nomor kendaraan serta tidak dapat menunjukkan surat-surat kelengkapan berkendara. Kendaraan tersebut selanjutnya diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

    Melalui kegiatan Operasi Razia Cipta Kondisi ini, Polsek Mampang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli dan pengawasan wilayah guna mencegah terjadinya berbagai bentuk gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

    Polsek Mampang juga mengimbau seluruh warga untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas setempat maupun layanan darurat Polri 110.

    Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif serta menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan wilayah Mampang yang aman dan terbebas dari gangguan kamtibmas.

  • POLSEK PESANGGRAHAN INTENSIFKAN OPERASI PENCEGAHAN BEGAL, CURANMOR DAN NARKOBA GUNA MENJAGA KAMTIBMAS TETAP KONDUSIF

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Pesanggrahan terus mengintensifkan kegiatan operasi pencegahan begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

    Kegiatan operasi dilaksanakan di bawah pengendalian Kapolsek Pesanggrahan, KOMPOL Dr. Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA., dengan pelaksanaan lapangan dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) IPDA Kristanto selaku Kapolsubsektor Petukangan Selatan.

    Operasi ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan yang berpotensi meresahkan masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan terjadinya tindak kriminalitas.

    Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Pesanggrahan melaksanakan patroli mobile dan strong point pada sejumlah lokasi yang dianggap rawan gangguan kamtibmas. Selain itu, petugas juga menggelar razia stasioner guna melakukan pengawasan terhadap kendaraan maupun individu yang dicurigai terlibat dalam aktivitas melanggar hukum.

    Petugas turut memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat yang masih berkumpul hingga larut malam agar kembali ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya potensi gangguan keamanan maupun menjadi korban tindak kejahatan jalanan. Kegiatan patroli mobile juga terus dilakukan untuk memastikan situasi wilayah tetap aman serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas.

    Adapun sasaran utama operasi meliputi pelaku begal, kejahatan jalanan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), balap liar, tawuran warga, aksi premanisme, penyalahgunaan dan peredaran narkoba, serta kepemilikan senjata tajam, senjata api, maupun bahan peledak tanpa izin yang dapat mengancam stabilitas keamanan lingkungan.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Pesanggrahan menegaskan komitmennya dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif serta mencegah berkembangnya berbagai bentuk tindak kriminalitas di wilayah Jakarta Selatan. Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan dapat memberikan efek pencegahan terhadap pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat.

    Polsek Pesanggrahan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.

    Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan wilayah hukum Polsek Pesanggrahan senantiasa berada dalam kondisi yang aman, tertib, dan kondusif.

  • POLSEK PANCORAN GELAR OPERASI CIPTA KONDISI DAN PATROLI MOBILE, ANTISIPASI BEGAL, CURANMOR, DAN NARKOBA DI WILAYAH KECAMATAN PANCORAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Pancoran melaksanakan kegiatan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) berupa razia dan patroli mobile guna mengantisipasi aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penyalahgunaan narkoba, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya di wilayah Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

    Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (17/6/2026) pukul 01.00 WIB hingga 03.00 WIB tersebut dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Panit Reskrim Polsek Pancoran, Iptu Kuntoro. Operasi dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Pancoran.

    Adapun sasaran operasi meliputi pelaku begal, pelaku kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), pelaku tawuran, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya yang berpotensi meresahkan masyarakat.

    Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah titik rawan gangguan keamanan, di antaranya sepanjang Fly Over Kalibata, Jalan Hj. Tutty Alawiyah, Jalan TMPN Kalibata, Jalan Pasar Minggu Raya, hingga Jalan Duren Tiga. Selain itu, petugas juga melaksanakan kegiatan Strong Point dan Patroli Blue Light sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat pada jam-jam rawan kriminalitas.

    Operasi razia difokuskan di kawasan Jalan KH. Guru Amin dengan tujuan mencegah potensi terjadinya aksi begal, curanmor, dan peredaran narkoba. Selama pelaksanaan kegiatan, petugas melakukan pemeriksaan secara selektif dan humanis terhadap kendaraan maupun individu yang dicurigai, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan.

    Hasil kegiatan menunjukkan situasi wilayah Kecamatan Pancoran dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol selama pelaksanaan operasi berlangsung. Meski demikian, jajaran Polsek Pancoran tetap meningkatkan kewaspadaan dan patroli rutin di seluruh wilayah guna mengantisipasi berbagai potensi tindak kriminalitas.

    Melalui kegiatan Operasi Cipta Kondisi dan Patroli Mobile ini, Polsek Pancoran menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jakarta Selatan.

    Kegiatan berakhir pada pukul 03.00 WIB dengan situasi aman, tertib, dan kondusif.

  • TEAM PATROLI PERINTIS PRESISI POLRES METRO JAKARTA SELATAN INTENSIFKAN PATROLI ANTISIPASI TAWURAN, BALAP LIAR DAN KEJAHATAN JALANAN DI RAYON SELATAN

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Team Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli kewilayahan guna mengantisipasi aksi tawuran warga, balap liar, serta mencegah kejahatan jalanan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) di wilayah Rayon Selatan, Jakarta Selatan.

    Kegiatan patroli dipimpin oleh Aipda Handriyadi dengan kekuatan sebanyak 8 personel yang didukung 5 unit kendaraan roda dua (KR2). Patroli dilaksanakan secara mobile dengan menyasar sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya kelompok remaja, serta ruas jalan yang kerap dijadikan arena balap liar.

    Selama pelaksanaan patroli, personel melakukan pemantauan situasi wilayah, memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, serta melakukan tindakan preventif terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban. Kehadiran Team Patroli Perintis Presisi di lapangan juga bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah munculnya niat dan kesempatan bagi pelaku kejahatan jalanan.

    Selain melakukan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan, petugas turut mengingatkan para remaja agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun balap liar yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

    Kegiatan patroli berlangsung secara humanis namun tegas, sebagai wujud komitmen Polres Metro Jakarta Selatan dalam menjaga keamanan wilayah serta menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

    Dengan kehadiran Team Patroli Perintis Presisi secara rutin di lapangan, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini sehingga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan, khususnya Rayon Selatan, tetap terjaga dengan baik.

  • POLSEK METRO SETIABUDI GELAR OPS CIPTA KONDISI DAN KRYD, ANTISIPASI TAWURAN, BALAP LIAR, DAN GANGGUAN KAMTIBMAS

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, Polsek Metro Setiabudi melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Rabu dini hari (17/6/2026).

    Kegiatan yang dimulai pukul 00.00 WIB tersebut berada di bawah kendali Kapolsek Metro Setiabudi, AKBP Riyanto, S.H., S.I.K., M.A. Apel kesiapan dilaksanakan di halaman Polsek Metro Setiabudi dan dipimpin oleh Kasubnit Reskrim Polsek Metro Setiabudi, Ipda Agung.

    Dalam arahannya saat apel, Ipda Agung menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang hadir dan menekankan pentingnya pelaksanaan patroli secara profesional, humanis, serta tetap mengedepankan keselamatan personel di lapangan.

    “Patroli malam hingga dini hari ini difokuskan pada titik-titik rawan gangguan kamtibmas. Personel agar tetap waspada, humanis dalam bertindak, serta meningkatkan upaya pencegahan terhadap aksi balap liar, tawuran, maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” tegas Ipda Agung.

    Ia juga menginstruksikan kepada seluruh personel agar melakukan pendekatan persuasif kepada para remaja maupun kelompok masyarakat yang masih berkumpul hingga larut malam. Langkah pembubaran dilakukan secara humanis dengan memberikan imbauan kamtibmas serta mengajak mereka kembali ke rumah masing-masing demi menghindari potensi terjadinya gangguan keamanan.

    Operasi Cipkon dan KRYD kali ini melibatkan 11 personel Polsek Metro Setiabudi yang dipimpin langsung oleh Ipda Agung. Sasaran kegiatan meliputi trotoar yang digunakan sebagai tempat berkumpul maupun parkir kendaraan roda dua, ruas jalan yang berpotensi dijadikan arena balap liar dan lokasi berkumpulnya komunitas sepeda motor, serta kawasan rawan tindak kriminalitas seperti tawuran, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

    Patroli dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah ruas jalan utama dan kawasan strategis di wilayah Setiabudi, di antaranya Jalan Taman Setiabudi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Prof. Dr. Satrio, dan Jalan HR Rasuna Said.

    Dalam pelaksanaannya, petugas berhasil membubarkan sejumlah komunitas sepeda motor yang masih berkumpul di area trotoar serta memberikan imbauan kepada kelompok anak muda yang masih nongkrong pada dini hari untuk segera kembali ke rumah masing-masing. Langkah preventif tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya aksi balap liar, tawuran, maupun tindak kriminalitas lainnya.

    Secara umum, hasil Operasi Cipta Kondisi dan KRYD menunjukkan situasi wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol selama pelaksanaan patroli berlangsung.

    Kegiatan Operasi Cipta Kondisi dan KRYD berakhir pada pukul 01.00 WIB dengan situasi tetap aman dan terkendali. Melalui kegiatan ini, Polsek Metro Setiabudi menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga Jakarta Selatan.

  • BHABINKAMTIBMAS KARET KUNINGAN GELAR JAGA JAKARTA ON THE SPOT, AJAK WARGA PERKUAT KEAMANAN LINGKUNGAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Karet Kuningan melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot di Pos Linmas RW 06, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Selasa (16/6/2026) pukul 22.30 WIB hingga 23.15 WIB.

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Karet Kuningan, Aiptu Dedy Yunanto, dan dihadiri oleh pengurus lingkungan serta warga RW 06 yang antusias mengikuti dialog dan penyampaian pesan-pesan kamtibmas.

    Dalam sambutannya, Linmas RW 06 Bapak Ali Nurdin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan serta silaturahmi yang dilakukan oleh pihak kepolisian di lingkungan RW 06. Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan sejumlah permasalahan yang berkaitan dengan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta persoalan sosial yang terjadi di wilayah permukiman RW 06 sebagai bahan diskusi bersama untuk mencari solusi terbaik.

    Menanggapi hal tersebut, Aiptu Dedy Yunanto menyampaikan berbagai pesan dan imbauan kamtibmas kepada warga agar terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan melalui konsep Perpolisian Masyarakat (Polmas), yakni menjadi polisi bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

    “Keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan kebersamaan dan kepedulian warga, situasi yang aman dan kondusif dapat terus terjaga,” ujar Aiptu Dedy.

    Selain itu, warga juga diingatkan untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja guna mencegah terjadinya kenakalan remaja maupun keterlibatan dalam aksi tawuran. Orang tua diminta untuk memastikan anak-anak tidak berkumpul atau nongkrong hingga larut malam yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

    Terkait maraknya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Bhabinkamtibmas mengingatkan bahwa pelaku kejahatan tidak hanya beraksi pada malam hari, tetapi juga pada siang hari. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memarkir kendaraan di tempat yang aman serta menggunakan kunci pengaman tambahan sebagai langkah pencegahan.

    Dalam kesempatan tersebut, warga juga diberikan edukasi mengenai berbagai modus penipuan online yang saat ini marak terjadi, seperti penawaran barang dengan harga tidak wajar, informasi memenangkan kuis atau hadiah, hingga berbagai bentuk penipuan digital lainnya. Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan melakukan verifikasi sebelum melakukan transaksi atau memberikan data pribadi.

    Aiptu Dedy Yunanto juga mengingatkan warga agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas maupun kejadian mencurigakan kepada Bhabinkamtibmas, Polsek Metro Setiabudi, atau melalui layanan darurat Kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.

    Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot ini, diharapkan komunikasi dan kerja sama antara kepolisian dengan masyarakat semakin erat sehingga mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, dialogis, dan mendapat respons positif dari warga yang hadir.

  • BHABINKAMTIBMAS KELURAHAN MENTENG ATAS GELAR JAGA JAKARTA ON THE SPOT, SERAP ASPIRASI WARGA DAN PERKUAT KAMTIBMAS DI RW 09

    Jakarta Selatan – Dalam upaya mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Atas melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta On The Spot Untuk Indonesia di Pos Satkamling RW 09, Jalan Rela RT 013/RW 09, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Selasa (16/6/2026) pukul 21.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan yang dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Atas, Aipda Suyadi, tersebut dihadiri Sekretaris RW 09 Bapak Fajar, Ketua RT 013 RW 09 Bapak Idrus, perwakilan warga, serta petugas keamanan lingkungan RW 09 Bapak Diran.

    Dalam kesempatan tersebut, Aipda Suyadi mengajak warga untuk memanfaatkan forum Jaga Jakarta On The Spot sebagai wadah dialog dan komunikasi dua arah antara masyarakat dengan kepolisian. Melalui kegiatan ini, warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai saran, masukan, maupun permasalahan yang terjadi di lingkungan yang belum terselesaikan guna dicarikan solusi bersama.

    “Program Jaga Jakarta Untuk Indonesia bertujuan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Apabila terdapat persoalan yang belum dapat diselesaikan di tingkat lingkungan, kami akan membantu mencarikan jalan keluar dan melaporkannya kepada pimpinan di Polsek Metro Setiabudi untuk tindak lanjut,” ujar Aipda Suyadi.

    Pada kesempatan itu, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Mengingat keterbatasan jumlah personel kepolisian dengan tingginya dinamika wilayah, khususnya di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi yang hampir setiap hari menghadapi berbagai kegiatan masyarakat dan unjuk rasa, warga diharapkan dapat turut menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

    Selain itu, warga juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih terjadi di wilayah Menteng Atas. Pemilik kendaraan, khususnya sepeda motor, diminta memarkir kendaraan di tempat yang aman, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta memasang CCTV sebagai langkah pencegahan.

    Dalam penyampaiannya, Aipda Suyadi juga mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak dan remaja agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga bersama.

    “Sering kali ketika pelaku tawuran berhasil diamankan, orang tua menganggap anaknya berada di rumah dan tidak melakukan pelanggaran. Padahal saat orang tua beristirahat, anak-anak tersebut keluar rumah dan terlibat dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas. Karena itu diperlukan pengawasan dan kepedulian bersama dari orang tua maupun pengurus lingkungan,” jelasnya.

    Ia juga mengajak para Ketua RT dan RW untuk turut bertanggung jawab dalam melakukan pembinaan terhadap para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam agar kembali ke rumah masing-masing. Selain itu, para orang tua diimbau untuk lebih aktif memeriksa aktivitas penggunaan telepon genggam anak-anak guna mengantisipasi akses terhadap konten negatif seperti pornografi maupun praktik perjudian online.

    Dalam sesi dialog, Sekretaris RW 09 Bapak Fajar menyampaikan keluhan warga terkait keberadaan bengkel sepeda motor di Jalan Rela RT 09 RW 09 yang masih beroperasi hingga larut malam sehingga menimbulkan kebisingan dan mengganggu kenyamanan warga yang sedang beristirahat.

    Menanggapi hal tersebut, Aipda Suyadi menyarankan agar Ketua RW bersama Ketua RT melakukan pendekatan dan memberikan pemahaman kepada pemilik bengkel terkait keluhan warga, khususnya mengenai pengaturan jam operasional agar tidak mengganggu lingkungan sekitar.

    Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot berlangsung dalam suasana penuh keakraban, dialogis, dan konstruktif. Melalui kegiatan ini diharapkan semakin terjalin hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat serta tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kelurahan Menteng Atas, khususnya RW 09.

  • POLSEK MAMPANG GELAR JAGA JAKARTA ON THE SPOT, PERKUAT KEMITRAAN DAN KEPEDULIAN WARGA TERHADAP KAMTIBMAS

    Jakarta Selatan – Dalam rangka memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, Polsek Mampang melaksanakan kegiatan Jaga Jakarta Untuk Indonesia On The Spot pada Selasa (16/6/2026) pukul 15.30 WIB hingga 17.00 WIB di Jalan Mampang Prapatan IV RT 008/05, Kelurahan Mampang Prapatan, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

    Kegiatan yang berlangsung secara dialogis tersebut dihadiri oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Mampang Ipda Suyadi, S.H., Bhabinkamtibmas Kelurahan Mampang Prapatan Aiptu Endang, Babinsa Sertu Abdulloh, Ketua RW 05 Bapak Sami, Ketua FKDM Ibu Dona, Ketua Paguyuban P2MP Bapak Firman, para Ketua RT se-RW 05, serta tokoh masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Ipda Suyadi, S.H. menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa program Jaga Jakarta Untuk Indonesia merupakan inisiatif Kapolda Metro Jaya bersama Gubernur DKI Jakarta yang mengusung semangat Jaga Lingkungan, Jaga Warga, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah.

    “Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap situasi sekitar, serta segera melaporkan apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, pencurian maupun gangguan keamanan lainnya,” ujar Ipda Suyadi.

    Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya serta senantiasa bijak dalam menggunakan media sosial demi menjaga persatuan dan kerukunan warga.

    Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mampang Prapatan Aiptu Endang menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wadah diskusi langsung antara kepolisian dan masyarakat untuk membahas berbagai persoalan sosial yang berkembang di lingkungan. Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Endang mengimbau warga untuk terus mengaktifkan komunikasi dengan pihak kepolisian, meningkatkan kegiatan positif bagi generasi muda, menghidupkan kembali budaya gotong royong, serta melakukan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak dan remaja guna mencegah terjadinya tawuran.

    Selain itu, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pencegahan pencurian kendaraan bermotor dengan memarkir kendaraan pada tempat yang aman serta menggunakan kunci pengaman tambahan. Warga turut diingatkan untuk memanfaatkan layanan Hotline Polri 110 dan bergabung dalam Grup WhatsApp Sabuk Kamtibmas sebagai sarana pertukaran informasi terkait keamanan lingkungan.

    Ketua RW 05, Bapak Sami, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Polsek Mampang dan jajaran yang selama ini aktif membantu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kelurahan Mampang Prapatan. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pengurus lingkungan, tokoh masyarakat, FKDM, LMK, dan aparat keamanan telah berjalan baik sehingga situasi wilayah RW 05 hingga saat ini tetap aman dan kondusif.

    Apresiasi serupa juga disampaikan oleh tokoh masyarakat Bapak Agus. Ia menilai kegiatan Jaga Jakarta On The Spot menjadi sarana yang efektif bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan, maupun keluhan secara langsung kepada pihak kepolisian. Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Pada sesi dialog, warga mengajukan beberapa pertanyaan terkait langkah yang harus dilakukan apabila menemukan tawuran beserta korbannya, serta cara menyikapi keberadaan warga yang meminta-minta di pinggir jalan. Menanggapi hal tersebut, Ipda Suyadi menjelaskan bahwa masyarakat diharapkan segera mengamankan korban agar memperoleh pertolongan, kemudian memberikan informasi kepada Bhabinkamtibmas atau menghubungi layanan darurat 110.

    Sedangkan terkait warga yang meminta-minta di pinggir jalan, masyarakat diminta untuk melakukan pendataan dan memberikan imbauan secara humanis. Apabila yang bersangkutan merupakan warga setempat, maka pengurus RT diharapkan turut melakukan pembinaan dan pendekatan persuasif.

    Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara kepolisian dan masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, serta kondusif. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan dalam mewujudkan Jakarta yang aman untuk Indonesia.