Dampak Polda Metro Jaya–BINUS Siapkan Pelatih Paham AI, Perkuat Perlindungan

Program ini menjadi bagian dari upaya membekali pelajar dan masyarakat agar semakin cakap memanfaatkan kecerdasan buatan secara aman dan bertanggung jawab.
Sebelum memberikan edukasi kepada masyarakat, personel dibekali pengetahuan mengenai kecerdasan buatan dan berbagai tantangan di ruang digital, mulai dari hoaks, perundungan siber, penipuan daring, hingga penyalahgunaan teknologi.
Boro Windu mengatakan, pembekalan menjadi tahap awal untuk menyamakan pemahaman dan kemampuan personel sebelum menyampaikan edukasi kepada pelajar dan masyarakat.
“Kita melatih para polisi bersama akademisi agar memiliki pemahaman yang sama tentang ancaman yang dihadapi masyarakat, seperti perundungan siber, penipuan daring, dan lainnya,” ujarnya.
Buku panduan turut disiapkan sebagai acuan agar materi dapat disampaikan secara seragam dan mudah dipahami masyarakat.
“Setelah memiliki standar dan pemahaman yang sama, mereka dapat memberikan informasi yang setara kepada pelajar dan masyarakat, termasuk cara menghindari hoaks dan berbagai ancaman digital,” jelas Boro Windu.
Menurutnya, kolaborasi kepolisian, akademisi, sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun ruang digital yang lebih sehat dan aman serta memastikan kemajuan kecerdasan buatan memberikan manfaat positif bagi masyarakat.